Desa Cantik - Detail Berita

Wujudkan Lingkungan Bersih, Pemdes Nirannuang Gelar Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik

Admin Desa 09 July 2026 Dilihat 18 kali
Wujudkan Lingkungan Bersih, Pemdes Nirannuang Gelar Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik
NIRANNUANG – Pemerintah Desa Nirannuang menggelar pelatihan pengelolaan sampah organik guna meningkatkan kesadaran lingkungan dan kemandirian ekonomi warga. Acara yang berlangsung hari ini, Kamis (9/7/2026), dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Kepala Desa Nirannuang. Pelatihan ini menghadirkan jajaran pemateri berkompeten untuk mengedukasi masyarakat secara komprehensif.

Sebagai langkah nyata untuk menjaga kebersihan dan menciptakan kemandirian lingkungan, Pemerintah Desa Nirannuang kembali menunjukkan komitmennya dalam mengelola sampah. Hari ini, puluhan warga yang terdiri dari ibu-ibu, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para kelompok tani berkumpul di Kantor Desa Nirannuang untuk mengikuti Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik.

Pelatihan ini menghadirkan tiga narasumber utama yang memberikan materi dari berbagai sudut pandang kelembagaan:

β€’ Camat Bontomarannu ILHAM HALIM, S.STP, MH : Memaparkan pentingnya integrasi program kebersihan tingkat desa dengan kebijakan wilayah kecamatan.
β€’ Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadis PMD) Kabupaten Gowa H. SYAMHARI RASYID, A.AG., M.H. : Menjelaskan peluang pemanfaatan dana desa untuk mendukung program ketahanan pangan lewat pupuk organik.
β€’ PPLH Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa ZULFIADY MAS'UD, S.SI.,M.SI: Memberikan simulasi teknis pembuatan kompos dan cairan organik serbaguna (eco-enzyme).

Pj Kepala Desa Nirannuang menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar agenda seremonial belaka. Pemerintah desa menargetkan setiap dusun mampu mengurangi volume sampah harian secara signifikan mulai bulan depan. Kegiatan ini sejalan dengan visi besar Kabupaten Gowa dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif. Melalui pelatihan ini, sampah organik yang biasanya dibuang begitu saja kini dapat ditekan volumenya dan diubah menjadi produk yang menyuburkan tanaman. Hal ini diharapkan menjadi titik awal bagi warga Desa Nirannuang untuk lebih mandiri, mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA), dan bahkan menciptakan produk bernilai ekonomis untuk tambahan pendapatan keluarga.